javascript hit counter Download Source Code Aplikasi Identifikasi Aset Laboratorium Dengan QR Code Download Source Code Aplikasi Identifikasi Aset Laboratorium Dengan QR Code
traffic histat

Download Source Code Aplikasi Identifikasi Aset Laboratorium Dengan QR Code

Pemberdayaan asel laboratorium membutuhkan proses evaluasi yang rutin, baik untuk mengetahui kondisi aset dan keberadaan aset. Terutama pada laboratorium, dimana penggunaan yang sering dan dan dapat dipakai oleh orang dalam jumlah yang banyak membuat aset sulit untuk diidentifikasi.

Aplikasi identifikasi aset laboratorium dengan QR code adalah salah satu solusi yang ditawarkan untuk memberikan kemudahan bagi laboran melakukan identifikasi aset labor. Aplikasi ini dirancang pada sebuah sistem server yang membutuhkan jaringan agar client dan server dapat terkoneksi.

Pembuatan server yang digunakan adalah aplikasi berbasis mobile, khususnya android. Proses pembuatan source code aplikasi melibatkan bahasa pemrograman java dan dirancang dengan aplikasi middleware.

Penggunaan Aplikasi Identifikasi Aset Laboratorium

Keberadaan scanning dengan menggunakan QR (quick respons) adalah salah satu keunggulan dari aplikasi ini. Cukup dengan membuat kode QR untuk masing-masing aset, kemudian scanning dengan menggunakan camera handphone yang mendukung pembacaan QR code.

Rancangan Sistem Perangkat Lunak Aplikasi Identifikasi Aset Laboratorium

Pertama yang harus dirancang adalah membuat informasi aset menjadi sebuah kode QR. Anda dapat membuatnya untuk masing-masing aset. Caranya adalah dengan menggunakan library Zxing, yaitu source code barcode yang bersifat open source dan berfungsi untuk pemrosesan data barcode 2 dimensi.

Selanjutnya untuk membuat sistem server digunakan JSON (Javascript Object Natation). JSON adalah framework yang cara kerjanya mirip dengan XML. Bahasa pemrograman yang digunakan tentu saja adalah javascript. Source code java yang dibuat dengan menggunakan JSON memiliki performa dalam proses pertukaran data jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan XML.

Setelah rancangan dari aplikasi selesai, selanjutnya masuk pada tahap pembuatan database. Anda dapat menggunakan database SQL Server sebagai pilihan.

Baca Juga  Sistem Pendaftaran Lomba (Event) dengan PHP dan MySQL

Fitur Pada Aplikasi Identifikasi Aset Laboratorium

  1. Login

Fitur yang digunakan untuk mengakses aplikasi. Untuk dapat menggunakan aplikasi secara maksimal maka pengguna akan diminta untuk login terlebih dahulu.

  • Pindai QR

Fitur utama yang digunakan untuk melakukan identifikasi terhadap barcode. Untuk dapat mengakses pindai QR maka pengguna diminta untuk login terlebih dahulu.

  • Maintenance Note

Fitur yang digunakan untuk melakukan konfigurasi maintenance dan ditambahkan secara manual dengan menekan tombol add maintenance pada bagian aplikasi. Maintenance note berfungsi untuk membuat record dari konfigurasi yang sudah dilakukan.

  • Configuration List

Fitur yang menampilkan secara ringkas data scan barcode yang sudah dilakukan. Configuration list menyerupai history scanning barcode yang pernah dilakukan. Data configuration history akan tersimpan didalam database sehingga dapat digunakan kapan saja.

Spesifikasi

Untuk menggunakan aplikasi identifikasi aset laboratorium dengan QR code dibutuhkan perangkat dengan spesifikasi android dan memiliki memory yang cukup saat instalasi.

link download : bit.ly/3ey8R6F

Virtual Address

Search Engine Google, Bing, Yahoo, Baidu, Yandex and Duckduckgo